KEYAKINAN UNTUK MENGGAPAI IMPIAN


Oleh Boy Hadi Kurniawan

Perjuangan yang kita tempuh untuk mewujudkan impian dan cita-cita kita pastilah diwarnai oleh berbagai macam ujian dan rintangan. Banyak orang yang akhirnya gagal, putus asa dan berhenti di tengah jalan. Tapi ada juga yang berhasil dan berbahagia setelah mencapai tujuannya. Apa perbedaan yang paling mendasar dari keberhasilan dan kegagalan? Apa rahasia dalam menghadapi berbagai macam rintangan yang menghadang. Jawabannya adalah keyakinan.
Hanya orang-orang yang yakin bahwa dia mampu dan dia bisa untuk mencapai tujuannya akan berhasil menghadapi rintangan. Tanpa keyakinan pastilah, ketika di uji mereka akan menyerah. Kalau kita pelajari, semua orang yang sukses, semua pemimpin besar dan semua penemu-penemu hebat, adalah orang-orang yang memiliki keyakinan yang sangat tinggi terhadap apa yang mereka lakukan, keyakinan terhadap kemampuannya dalam mewujudkan impian dan tujuannya.
Sebagai contoh adalah para Nabi seperti Nabi Muhammad saw. Seorang Ilmuwan Orientalis dari Inggris yang bernama Michael Hart mengatakan dalam bukunya yang berjudul 100 manusia yang paling berpengaruh didunia, dia menempatkan Nabi Muhammad saw sebagai orang yang paling berpengaruh dan paling sukses sebagai pemimpin. Namun jika kita pelajari sejarah ternyata keberhasilan yang beliau capai, tidaklah semudah yang kita bayangkan. Banyak sekali ujian dan rintangan yang dihadapinya. Sampai-sampai beliau di sogok oleh pemuka kaumnya agar menghentikan penyebaran ajaran islam, dengan menjadikan beliau sebagai pemimpin, memberikan harta sehingga menjadi orang yang paling kaya dan memberikan wanita yang tercantik pada waktu itu. Akan tetapi Nabi Muhammad saw menolak itu semua. Kenapa beliau menolaknya, jawabannya adalah karena keyakinannya yang sangat kuat terhadap kebenaran ajaran yang beliau bawa dan keyakinannya akan keberhasilannya untuk merubah prilaku kaumnya yang menyembah berhala menjadi penyembah Tuhan Allah SWT.
Untuk mempertahankan keyakinan dalam menggapai impian dan cita-cita, memang tidak mudah bahkan sangat sulit. Impian yang ingin kita capai, kadangkala dihiasi oleh berbagai kegagalan dan kesulitan untuk mencapainya. Semakin tinggi impian kita, maka akan semakin sulit pula jalan untuk meraihnya. Seperti kita mendaki gunung, jika semakin tinggi gunungnya, maka energy, semangat dan keyakinan yang dibutuhkan juga semakin besar.
Kadangkala perjalanan menuju gunung impian itu, membuat kita terjatuh, tersesat bahkan bisa membuat kita mengalami luka-luka. Tanpa keyakinan, pastilah kita akan berhenti ditengah jalan lalu kembali pulang, atau berbelok menuju jalan lain, yang lebih mudah, tapi sudah menyimpang dari cita-cita awal kita.
Kadangkala teman seperjalanan kitapun mulai ragu, apakah gunung impian ini akan bisa tercapai, karena medannya yang memang sangat berat dan belum pernah kita lalui sebelumnya. Mereka mulai mempertanyakan bahkan menyarankan kita untuk mengubah arah atau mundur kebelakang. Sangat mungkin akhirnya teman seperjalanan kita itu, berhenti, minta pulang dan meninggalkan kita sendirian, karena mereka telah hilang keyakinan dan kepercayaannya. Disaat itulah, keyakinan dan ketegaran kita akan teruji. Apakah kita menginginkan jalan yang terjal atau jalan yang mudah? Dibalik jalan yang terjal ini ada puncak impian kita, sementara jalan yang mudah ini akan mengantar kita mundur kebelakang, dan semakin jauh dari impian kita.
Ada beberapa penyebab memudarnya keyakinan kita dalam menggapai impian : pertama, tidak siap menghadapi kesulitan medan perjalanan menuju impian. Ingin enaknya saja, sementara tidak siap menghadapi kesulitan. Kedua, tidak sabar dan ingin cepat sampai menuju impian. Padahal untuk mewujudkan impian tersebut tidak mudah dan perlu waktu. Ketiga, kepribadian yang lemah, yaitu tidak gigih dan tidak mempunyai prinsip yang kokoh sehingga mudah terombang ambing, oleh keadaan yang kadangkala tidak menguntungkan. Keempat, suka melarikan diri dari masalah, karena tidak siap menghadapi masalah. Padahal kalau kita lari dari masalah, masalah itu tidak akan selesai. Untuk sementara kita seakan berhasil melewati masalah. Sebenarnya kita sedang menyimpan masalah itu, yang sewaktu-waktu siap menjadi bom waktu yang akan menghancurkan kita. Kelima, mudah terpengaruh dengan perkataan, pandangan dan celaan dari orang lain, sehingga ketika orang mengkritik, dia tidak siap menghadapinya. Akibatnya dia mundur, padahal bisa jadi kesuksesannya tinggal selangkah lagi. Akibat mundur mereka tidak pernah sampai pada tujuannya.
Apa akibatnya kalau kita memiliki keyakinan yang lemah dalam mencapai impian atau kerja kita?pertama, kita akan mudah putus asa dan menyerah ketika menghadapi ujian dan rintangan dalam menggapai impian kita. Kedua, kita selalu ragu-ragu dalam mengambil tindakan untuk menwujudkan impian kita. Ketiga, kita akan mudah terpengaruh oleh perkataan orang lain yang meragukan dan mematahkan semangat kita. Keempat, kita tidak akan berhasil menggapai apa yang kita impikan, karena kita sendiri tidak yakin apakah impian itu bisa tercapai atau tidak
Kalau keyakinan itu sedemikian penting untuk mewujudkan impian dan tujuan hidup kita. Lalu apa yang mesti kita lakukan untuk memiliki keyakinan yang kuat : pertama, percayalah pada pertolongan Allah swt. Yakinlah bahwa Allah akan menolong kita dari semua kesulitan dan mewujudkan impian kita. Kedua, perkuat keyakinan anda dengan mengisi pikiran kita dengan informasi dan pengetahuan positif, seperti kisah orang-orang yang berhasil mencapai impiannya walaupun mereka memulai dari nol dan banyak mengalami kegagalan dan kesulitan. Keempat, bergaullah dengan orang-orang yang memiliki keyakinan tinggi dan berhasil membuktikan keyakinannya untuk mencapai impiannya. Keempat, berikan afirmasi dan penegasan pada diri anda bahwa anda akan berhasil mencapai impian anda. Katakana pada diri anda, saya bisa!, saya mampu mewujudkannnya!. Apapun yang akan terjadi saya tidak akan berhenti berjuang!. Kelima, miliki rencana yang tertulis dalam bentuk kerja dalam menwujudkan impian anda. Keenam, bertindaklah sekarang juga. Jangan menunda-nunda, lakukan dengan sebaik-baiknya dengan segenap kemampuan anda dan sepenuh hati. Kedelapan, ingatlah keberhasilan anda dimasa lalu. Apa yang sudah anda capai. Katakan pada diri anda, jika dulu saya mampu melaakukan ini, maka sekarang pun saya juga bisa. Ketujuh, tawakkallah kepada Allah, jika anda menemui kegagalan bersabarlah, miliki mindset bahwa tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada hanya umpan balik dari tindakan kita sebelumnya. Jika anda sudah melakukan tujuh kiat diatas, maka insya Allah, sebentar lagi impian anda akan terwujud. Maka bersabarlah dan yakinlah. Tunggulah mukjizat keyakinan mengantarkan anda menuju pulau impian.

Tentang boyhadikurniawan

Seorang Trainer, Pembicara, Penulis dan Da'i
Pos ini dipublikasikan di Motivasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s