“MODEL KESUKSESAN SEJATI”


Boy Hadi Kurniawan

Setiap kita pasti menginginkan kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup. Namun, kesuksesan yang ingin kita raih, haruslah kesuksesan yang sejati dan seimbang. Kenapa? Karena tanpa kesuksesan yang sejati kita belum akan meraih bahagia yang sesungguhnya. Apa artinya kita cerdas dan kuat dalam pikiran, namun mental kita lemah, sehingga mudah menyerah dan takut menghadapi tantangan. Atau apa artinya kita memiliki mental yang kuat, namun tidak didukung oleh fisik yang sehat dan kuat. Kita mudah sakit, loyo dan letih sehingga mempengaruhi terhadap produktivitas dan semangat kerja kita.
Begitu juga, tidak bahagia hidup kita, jika memiliki mental yang kuat berupa keberanian, daya tahan menghadapi kesulitan, tapi sikap kita sering bersinggungan dengan orang lain sehingga tidak disukai dan dibenci oleh mereka. Apa juga artinya kita disukai dan disenangi orang lain, namun kita hampa dan hilang dari makna kehidupan. Kita bersemangat untuk berprestasi namun, namun tidak ada keinginan untuk berbagi. Kita tidak tahu siapa diri kita yang sebenarnya dan apa hakikat hidup didunia ini. Tidak ada keikhlasan, ketulusan, rasa syukur, kerelaan berkorban dan berbuat baik bagi orang lain, yang ada hanya kemenangan diri. Inilah akibat ketiadaan spiritual.
Kita membutuhkan keseimbangan agar semua aspek kehidupan kita bermakna dan bahagia. Bahagia inilah yang kita cari dalam hidup. Maka kebahagiaan dan sukses sejati itu ditopang oleh 5 pilar kekuatan diri yang mesti dibangkitkan, yaitu pemikiran (mind/intelektual), mentalitas atau ketangguhan menghadapi kesulitan dan beban hidup, emosional atau kemampuan untuk bersinergi dan bekerjasama dengan orang lain, dan spiritual kesadaran akan siapa diri, kesadaran akan Tuhan Yang Maha Pencipta dan kemauan untuk berbuat kebaikan dengan tulus, memiliki rasa syukur, dan kesiapan untuk berkorban demi orang lain. Inilah yang kita sebut dengan model kesuksesan sejati, yang mampu membangun potensi manusia tanpa mengabaikan satu dengan yang lainnya.
Oleh Karena itu kami mengembangkan model kesuksesan dan kebahagiaan sejati yang diberi nama “The 5 Five Power to Get Real Success and Happiness”. Berikut adalah penjelasannya :
Kekuatan Pemikiran (Mind Power) atau Intellectual Power
Kekuatan pikiran adalah kekuatan paling mendasar untuk kita miliki. Disinilah sumber pertama kesuksesan dan kebahagiaan kita. Manusia adalah makhluk yang berpikir. Tanpa pemikiran yang sehat, logis, rasional, manusia bisa lebih rendah bahkan lebih kejam daripada binatang. Kita akan menjadi seperti yang kita pikirkan. Pikiran awal dari segala tindakan kita, yang berbuah pada kebiasaan. Sedangkan kebiasaan akan menentukan terhadap nasib kita.
Pada pikiran ini bersumber dua jenis pemikiran yang menentukan bahagia tidak bahagia, sukses tidak sukses, gagal atau tidak gagalnya seseorang, yaitu Pikiran Positif dan Pikiran Negatif. Pikiran positif adalah pikiran yang memikirkan hal-hal positif, bermanfaat, baik, dan optimis yang menjadi sumber dari kepercayaan diri dan perasaan positif. Sedangkan pikiran negative adalah kebalikan dari itu semua yang mengakibatkan kita bersikap negative seperti buruk sangka, minder dan tidak percaya diri, tidak berani berbuat, dan akhirnya berbuah pada kehidupan negative atau kegagalan.
Pada pikiran ini juga bersumber kekuatan impian dan visualisasi positif yang memberikan citra diri positif sekaligus menentukan jelasnya arah dan tujuan hidup kita.
Untuk mengoptimalkan kekuatan pikiran yang dahsyat ini, kita harus memiliki kesadaran bahwa kita diciptakan oleh Allah dengan potensi pikiran yang luar biasa. Dalam otak kita terdapat 100 milyar sel yang mampu menyimpan memory dengan kapasitas luar biasa. Dalam otak kita terdapat 2 belahan otak yang jika berfungsi optimal keduanya dapat menjadikan manusia sebagai orang yang jenius. Otak kiri berpikir linear/logis sedangkan otak kanan berpikir lateral/kreatif. Inilah kekuatan otak yang harus mampu kita bangkitkan untuk menjadi manusia yang paripurna.
Kekuatan Mental (Mental Power)
Istilah kekuatan mental, sengaja kita munculkan pada point ini. Karena masih jarang yang membahas tentang kekuatan mental. Penulis mendefinisikan kekuatan mental adalah ketangguhan jiwa dalam menghadapi berbagai kesulitan, tantangan dan masalah. Kekuatan mental juga berarti kesiapan untuk mengalahkan rasa sakit, ketakutan, kelemahan, kemalasan yang dimiliki oleh manusia.
Orang yang memiliki kekuatan mental bercirikan keberanian, sikap positif, disiplin, pantang menyerah, ketangguhan, ketekunan, kemampuan memanajemen diri sendiri, konsisten dan focus. Kekuatan mental seperti ini kita butuhkan dalam menghadapi tekanan hidup, tekanan pekerjaan dan kesulitan dalam menggapai impian dan cita-cita kita.
Kekuatan Fisik (Physical Power)
Kekuatan fisik ini sering terabaikan oleh kita, dan juga masih jarang dibahas dalam buku-buku motivasi dan self management. Fokusnya lebih banyak pada aspek pemikiran, emosional dan spiritual. Namun kita harus menyadari, tanpa kesehatan dan kekuatan fisik, maka semua kekuatan lain tidak akan memiliki wadah untuk berdiri. Anthony Robbins mengatakan bahwa psikologi mempengaruhi fisiologi, sebaliknya fisiologi mempengaruhi psikologi. Antara fisik, jiwa dan pikiran sangat berhubungan. Jika jiwa dan pikiran lemah maka fisik akan lemah. Sebaliknya jika fisik lemah, dia juga dapat mempengaruhi jiwa dan pikiran untuk lemah.
Sebagai contoh, jika hati kita senang maka bibir kita (fisik) akan tersenyum. Sebaliknya jika bibir kita tersenyum, maka hati akan terbawa senang. Begitulah hubungan timbale balik antara fisik dan jiwa.
Kadangkala karena kesibukan bekerja, kita mengeksploitasi fisik kita, yang mungkin sekarang terasa sehat dan kuat. Kita sering begadang malam, kita sering bekerja lembur tanpa diimbangi istirahat yang cukup. Kita sering makan berlebihan tanpa control. Kita sering makan yang enak-enak dan lezat sebagai pelampiasan dan lupa bahwa kita memasukkan terlalu banyak kolesterol, gula, lemak yang menyebabkan fisik kita suatu saat bisa drop. Selanjutnya ada juga orang orang yang kerjanya banyak namun tidak diimbangi kecukupan gizi dan kebutuhannya.
Berbagai alasan, terutama kesibukan bekerja, membuat kita mengabaikan dan menomor terakhirkan olahraga dalam hidup kita. Kita lupa, kalau suatu saat fisik kita sakit dan rusak, maka akan sulit memperbaikinya. Dan semua aktivitas jadi terhambat gara-gara dia. Kita seperti orang yang menebang pohon tapi lupa mengasah gergaji, sehingga ketika gergaji itu rusak dan tumpul maka tidak ada lagi pohon yang bisa ditebang.
Kekuatan Emosional (Emotional Power)
Kekuatan atau kecerdasan emosional ini pertama kali dipopulerkan oleh Daniel goleman dalam bukunya Emotional Intelligence. Kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengenali emosi, mengendalikan emosi, mengenali emosi orang lain, meraih hati orang lain dan kemampuan memotivasi diri sendiri.
Kecerdasan emosi ini sangat penting untuk kita miliki karena sukses kita sangat ditentukan kemampuan kita dalam mengendalikan diri dan bekerjasama dengan orang lain. Orang yang tidak memiliki kecerdasan emosi akan cendrung egois, manipulative, dan tidak harmonis, dan konflik dengan orang lain.
Kekuatan Spiritual (Spiritual Power)
Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan dalam berhubungan dengan Sang Maha Pencipta. Orang yang cerdas spiritual memiliki kesadaran, keyakinan dan memahami arah dan tujuan hidupnya. Dia akan mampu memakanai setiap tindakan yang tidak hanya bersifat materi. Mereka telah bertransformasi dari zona fisik ke zona meta fisik. Mereka melihat yang tidak terlihat, mereka memaknai hidupnya, mereka bijaksana dalam memandang masalah, mereka tidak mengejar materi tapi kepuasan bathin, mereka tidak mengukur keberhasilan dengan berapa yang didapatkan tapi berapa yang diberikan, mereka bahagia dengan membahagiakan orang lain, mereka berbuat kebaikan tanpa berharap diberi kebaikan, karena mereka meyakini bahwa mereka adalah makhluk Tuhan yang berbuat baik kepada manusia tanpa berharap kebaikan, mereka meyakini setiap kebaikan mereka hanya Tuhanlah yang berhak membalasnya.
Orang yang memiliki kecerdasan spiritual menyakini bahwa pengawasan dan penglihatan Tuhan lebih tajam dari penglihatan manusia. Oleh sebab itu mereka jujur dan tidak mau menyimpang bukan karena takut dihukum atau takut dipecat, tapi karena mereka tidak mau melanggar perintah Tuhan yang dicintai, dihormati dan ditakutinya. Mereka tidak mau berkhianat pada Tuhan yang Maha Melihat, Maha Mendengar dan Maha Melihat. Jadi motivasi mereka bukan materi tapi motivasi mereka muncul dari diri sendiri yang memiliki keyakinan akan Tuhan.
Banyak orang yang sukses dan bahagia didunia dengan kecerdasan spiritual yang membuat mereka menjadi orang-orang yang mulia dan dikenang karena jasa dan kebaikannya. Seperti Nabi Muhammad saw, Nabi Isa as dan nabi-nabi lainnya, Muhammad Yunus di Bangladesh, Mother Theresa, dan para dermawan yang kaya raya tapi mau menyisihkan hartanya untuk membantu sesame manusia dan demi kemanusiaan.
Oleh karena itu, pikiran mengantarkan manusia pada kecerdasan. Mentalitas mengantarkan manusia pada ketangguhan. Fisik mengantarkan manusia pada kesehatan. Emosi mengantarkan manusia pada kesuksesan. Sedangkan spiritual mengantarkan manusia pada kebahagiaan dan kemuliaan. Inilah potensi dan kekuatan sejati yang jika mampu untuk kita bangkitkan memberikan manusia kecerdasan, ketangguhan, kesehatan, kesuksesan, serta kebahagiaan dan kemuliaan. Inilah model sukses Sejati itu.
MODEL 5 POWER TO GET REAL SUCCESS

Tentang boyhadikurniawan

Seorang Trainer, Pembicara, Penulis dan Da'i
Pos ini dipublikasikan di Motivasi. Tandai permalink.

2 Balasan ke “MODEL KESUKSESAN SEJATI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s